Skip to main content

PART OF POETRY 4.0

-Kamu dan Sebagainya

Kamu;
Membuat aku yang biru,
Menjadi aku yang baru.

//

Kamu;
Membuat aku yang sendu,
Menjadi aku yang seru.

//

Kamu;
Yang tak kan pernah terlupa
walau telah dimakan usia.

//

Kamu;
Yang pernah kubagi rasa
walau kini hampa terasa.

//

Kamu;
Nan jauh di belahan sana,
selalu ku tunggu kepulangannya.

//

Kamu;
Nan abadi di dalam hati;
Nan sempurna di dalam jiwa.

//

Kamu;
Bertemu di dalam mimpi
hingga berhari-hari.

//

Kamu;
Bertemu di dalam angan
hingga bermalam-malam

//

Kamu;
Ingin ku dekap hingga terlelap.

//

Kamu;
lah untukku?

//

-Sesiosatri

Comments

Popular posts from this blog

POETRY 38.0

-Terjerat Hasrat Sore itu, Kita berjanji untuk berjumpa Di satu sudut ruang berkaca Tak sabar kau menungguku tiba Yang disambut dengan senyum canda Malam itu, Pesan martabak tidak termakan Hanya dirimu yang kuinginkan Hasrat bergejolak tak tertahan Kita tergesa sepanjang malam Pagi itu, Waktu menunjukkan pukul enam Tetap terasa seperti malam Kita kembali untuk bergumam Lalu disambung dengan senyuman Hari itu, Salah satu momen terindahku Melewati malam bersamamu Tentu selalu aku merindu Untuk kembali kita bercumbu

POETRY 36.0

-Me and You it's just the two of us the night is for us it's just you and me why can't you see? what can I do? i'm madly in love with you what can you do? you're gonna love me too what can we do? i'm about to kiss you, if you let me to it's just the two of us lot of things to discuss it's just you and me we are so free what can I do? i really love you what can you do? you do love me too what can we do? make out could be true, if you want it too oh God, you such a beauteous oh God, you such a glorious

POETRY 37.0

-Malam di Melbourne Hujan tak kunjung mereda Hati tak juga merasa Angin berhembus kencang Asa seakan terjaga Kita terduduk berdua Tak ada yang lainnya Kita hanya berkaca Tak ada kata-kata Hujan semakin menjadi Hati semakin mencari Angin juga tak berhenti Asa juga tak terbagi Kita berakhir bersama Tak ada lagi gulana Kita mulai biasa Tak ada pura-pura Malam, Mulai mengalir Malam, Jangan berakhir